Tim nasional Portugal berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 dalam laga babak 32 besar yang berlangsung sengit di BMO Field. Kemenangan skuad Selecao das Quinas ini diraih dengan penuh perjuangan hingga detik-detik terakhir pertandingan sebelum wasit meniup peluit panjang.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lapangan, kemenangan Portugal diwarnai drama dramatis menjelang akhir laga ketika gol penyeimbang dari bek Kroasia, Josko Gvardiol, dianulir oleh wasit. Keputusan tersebut menjadi titik balik krusial yang memastikan langkah Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan aman dari ancaman babak perpanjangan waktu.
Meskipun sukses mengamankan tiket ke fase berikutnya, performa anak asuh Roberto Martinez ini dinilai masih jauh dari kata memuaskan dan belum meyakinkan. Dari pantauan redaksi, aliran serangan Portugal cenderung monoton dan terlalu bertumpu pada sektor sayap, sementara lini tengah yang dihuni pemain bintang minim kreativitas.
Masalah kebuntuan taktik ini memicu kritik tajam mengenai ketergantungan tim terhadap sosok megabintang mereka. "Apakah Portugal bermain lebih baik tanpa Ronaldo? Menurut saya nggak," ujar Gigih, seorang pengamat sepak bola, dalam siniar Super Taktik di kantor Tribunnews Solo. Ia menambahkan bahwa tugas utama Martinez adalah menyatukan ego para pemain bintangnya.
Dalam pertandingan tersebut, Martinez membuat keputusan berani dengan menarik keluar Cristiano Ronaldo pada menit ke-81 untuk digantikan oleh Joao Neves. Namun, rotasi ini terbukti tidak memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas serangan tim yang tetap kesulitan membongkar pertahanan lawan secara terbuka.
Kesulitan Portugal dalam menciptakan peluang matang dari permainan terbuka maupun bola mati menjadi sinyal waspada yang sangat serius. Jika tidak segera dibenahi, performa yang kurang klinis ini diprediksi akan menjadi petaka besar saat mereka menantang tim kuat Spanyol di babak 16 besar mendatang.