Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Drone Ukraina Hantam Pangkalan Udara...
BERITA

Drone Ukraina Hantam Pangkalan Udara Rusia di Krimea, 7 Jet Rusak

Serangan drone militer Ukraina menghantam hanggar pesawat jet tempur Rusia di pangkalan udara Krimea

Serangan drone militer Ukraina menghantam hanggar pesawat jet tempur Rusia di pangkalan udara Krimea

Dinas Keamanan Ukraina (SBU) kembali melancarkan serangan pesawat tanpa awak (drone) secara masif ke pangkalan udara militer Rusia di wilayah Krimea yang diduduki. Berdasarkan data awal dari otoritas terkait, serangan udara strategis tersebut berhasil menargetkan armada pesawat militer serta infrastruktur logistik drone di Pangkalan Udara Saky dan Pangkalan Udara Gvardiyske.

Menurut pernyataan resmi SBU yang dipublikasikan melalui saluran Telegram, operasi taktis ini merupakan bagian dari kampanye militer selama 40 hari yang telah disetujui langsung oleh Presiden Volodymyr Zelensky. Kampanye intensif tersebut dirancang khusus untuk meningkatkan tekanan berkelanjutan terhadap infrastruktur militer Rusia, baik di wilayah pendudukan maupun jauh di dalam teritorial Rusia.

Dari pantauan redaksi, SBU mengeklaim bahwa tujuh hanggar yang menyimpan peralatan penerbangan di Pangkalan Udara Saky berhasil dihantam dengan akurat. Hanggar-hanggar tersebut dilaporkan menjadi tempat penyimpanan jet tempur canggih jenis Sukhoi Su-30SM, Sukhoi Su-30, dan Sukhoi Su-24, di mana sedikitnya tujuh pesawat dikonfirmasi hancur atau mengalami kerusakan parah.

Berdasarkan laporan operasional lapangan, lembaga intelijen tersebut juga sukses menyasar dua hanggar besar di Pangkalan Udara Gvardiyske. Hanggar tersebut selama ini difungsikan oleh militer Rusia untuk menyimpan pasokan drone Shahed dan berbagai peralatan aviasi penting lainnya guna menyuplai pertempuran di garis depan.

Menurut analisis SBU, Saky dan Gvardiyske merupakan dua pangkalan udara utama Rusia di Krimea yang secara rutin digunakan oleh pesawat taktis Kremlin. Fasilitas ini berfungsi untuk meluncurkan serangan rudal serta bom ke wilayah Ukraina, sekaligus menjadi pilar utama dalam mendukung operasi militer Rusia di wilayah selatan.

Melalui pernyataan resminya, pihak SBU menegaskan komitmen mereka dengan menyebutkan, "SBU terus melaksanakan tugas yang diberikan presiden dan secara sistematis mengurangi potensi militer Rusia. Setiap operasi khusus yang kami lakukan berarti semakin sedikit pesawat musuh, pusat logistik, gudang, dan infrastruktur yang mendukung agresi Rusia."

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa kerentanan armada udara Rusia dipicu oleh kebijakan penempatan pesawat. Berbeda dengan angkatan udara modern yang menggunakan bunker beton kokoh, Rusia kerap menempatkan jet tempur senilai puluhan juta dolar AS di area terbuka atau hanggar berperlindungan ringan, sehingga sangat rentan terhadap serangan drone.

Hingga saat ini, dari pantauan redaksi di berbagai saluran informasi regional, pihak Moskow belum memberikan komentar resmi mengenai kerugian akibat serangan tersebut. Di sisi lain, pasukan Rusia di Krimea dilaporkan baru saja menggelar latihan pos komando untuk mensimulasikan skenario pertahanan terhadap potensi operasi pengembalian semenanjung oleh Ukraina.

// TOPICS
#rusia #ukraina #krimea #serangan_drone #pangkalan_udara_saky #jet_tempur_sukhoi #volodymyr_zelensky #sbu
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.