Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif turut hadir memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei pada Jumat (3/7/2026). Dari pantauan redaksi melalui siaran langsung rekaman televisi negara Iran, prosesi ini berlangsung khidmat dengan pengawalan ketat. Dalam kunjungan diplomatik tersebut, Sharif tampak didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir beserta jajaran delegasi senior lainnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan sejarah, hubungan antara Sharif dan Ali Khamenei memiliki akar yang sangat panjang, mencerminkan kedekatan diplomatik serta kultural yang erat antara Pakistan dan Iran. Keluarga Sharif, melalui jalur politik Liga Muslim Pakistan (PML-N), diketahui telah lama menjaga komunikasi strategis dengan Teheran demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan kedua negara.
Menurut laporan tim redaksi, semasa hidupnya Khamenei kerap menyambut baik berbagai upaya kolaborasi bilateral antara Pakistan dan Iran yang diinisiasi oleh Sharif. Keduanya juga sering membahas sejumlah topik krusial, terutama dalam memperkuat hubungan kerja sama di bidang energi, ekspansi perdagangan regional, hingga pengamanan kawasan perbatasan yang selama ini kerap bergejolak.
Tim redaksi mengamati bahwa kedatangan Sharif kali ini menjadi sorotan besar dunia internasional. Hal ini mengingat posisi Pakistan yang selama ini dikenal luas sebagai negara kunci yang bertindak selaku mediator dalam berbagai pembicaraan strategis antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri konflik secara permanen.
Berdasarkan pengamatan di lokasi utama Mosalla Teheran, upacara pemakaman ini juga dipadati oleh sejumlah pemimpin dunia dan delegasi senior lintas negara. Selain delegasi Pakistan, hadir pula perwakilan Irak yang dipimpin oleh Presiden Nezar Amidi. Ia dilaporkan mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.
Dari pantauan redaksi, deretan pemimpin negara lain yang hadir langsung di lokasi di antaranya adalah Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, Presiden Tajikistan, serta Pemimpin Nasional Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov. Selain itu, Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova juga dilaporkan telah tiba di Teheran guna memberikan penghormatan terakhir.
Sementara itu, pemerintah China mengutus Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional, He Wei, sebagai perwakilan resmi mereka. Dari pihak Rusia, Kremlin diwakili oleh mantan Presiden Dmitry Medvedev yang bertindak sebagai utusan khusus. Setelah disemayamkan di Teheran, jenazah Ali Khamenei dijadwalkan akan dibawa ke kota suci Najaf dan Karbala di Irak sebelum akhirnya dimakamkan di Mashhad pada 9 Juli 2026.